Konfigurasi VLAN & Routing InterVLAN

Konfigurasi VLAN & Routing InterVLAN

 

 VLAN adalah Virtual Local Area Network dapat berfungsi untuk membuat jaringan virtual yang dapat memisahkan jaringan pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada lokasi workstation





terdapat 4 buah Client yang terkoneksi dengan 1 buah switch (1 area Network =/24). Dan dengan adanya VLAN kita akan memecahkan 1 buah Network tersebut menjadi beberapa Network. Dijelaskan pada gambar datas VLAN10 terdiri dari 2 Buah client dengan IP 192.168.0.2/24 dan 192.168.0.3/24 sedangkan VLAN20 terdiri dari 2 buah client dengan IP 192.168.0.4/24 dan 192.168.0.5/24. Sebelum kita melakukan konfigurasi VLAN dapat kita pastikan semua client dapat terkoneksi. Dan dengan adanya VLAN kita akan membuat VLAN10 dan VLAN20 tidak dapat terkoneksi walaupun dalam 1 buah Network.


1. Langkah-langkah untuk melakukan konfigurasi VLAN adalah klik Switch lalu pilih “CLI” untuk melakukan konfigurasi via Console.

2. Langkah selanjutnya masukan perintah sebagai berikut
    Switch>enable // untuk mengaktikan switch
    Switch#vlan database //untuk membuat database vlan
    Switch(vlan)#vlan 10 name kiri //membuat vlan10 dengan nama kiri   
    Switch(vlan)#vlan 20 name kanan //membuat vlan20 dengan nama kanan
    Switch(vlan)#exit
    Switch#configure terminal //untuk memulai konfigurasi   
    Switch (config)#int fa0/1 //untuk melakukan konfigurasi pada interface fastethernet0/1
    Switch (config-if)#switchport mode access
    Switch (config-if)#switchport access vlan 10
    Switch (config-if)#ex
    Switch (config)#int fa0/2 //untuk melakukan konfigurasi pada interface fastethernet0/2
    Switch (config-if)#switchport mode access
    Switch (config-if)#switchport access vlan 10
    Switch (config-if)#ex
    Switch (config)#int fa0/3 //untuk melakukan konfigurasi pada interface fastethernet0/3
    Switch (config-if)#switchport mode access
    Switch (config-if)#switchport access vlan 20
    Switch (config-if)#ex
    Switch (config)#int fa0/4 //untuk melakukan konfigurasi pada interface fastethernet0/4
    Switch (config-if)#switchport mode access  
    Switch (config-if)#switchport access vlan 20
    Switch (config-if)#ex
3. Kita baru saja menyelesaikan konfigurasi untuk pembuatan VLAN 10 dan VLAN 20.Sekarang lakukan
    test koneksi jaringan melalui CMD apakah VLAN 10 dengan VLAN 20 masih dapat terkoneksi.
4. Bandingkan sebelum dan sesudah adanya VLAN.
5. Jika berhasil maka IP yang terhubung di VLAN 10 dan VLAN 20 tidak akan bisa diping /tidak  
     terhubung karena sudah berbeda jaringan.

Konfigurasi Routing InterVLAN

Setelah mempelajari konsep dan konfigurasi VLAN kita akan maju satu langkah lagi menggunakan Router.
Router ini berfungsi menghubungkan beberapa jaringan yang berbeda. Kita sudah melihat bahwa IP yang terhubung di VLAN 10 dan VLAN 20 tidak akan bisa diping /tidak terhubung karena sudah berbeda jaringan , tapi dengan adanya Router VLAN 10 dan VLAN 20 dapat kita hubungkan ,



Selanjutnya kita akan membuat skematik seperti di atas , untuk ip address nya ada perubahan ya supaya lebih mudah aja si ,sembari mengulang lagi tuh konfigurasi VLAN di Switch , karena saya hanya akan menjelaskan konfigurasi Router saja.
Langkah-langkah untuk melakukan konfigurasi Router adalah klik Router lalu pilih “CLI” untuk melakukan konfigurasi via Console.
2. Langkah selanjutnya masukan perintah sebagai berikut
    Router>enable 

    Router#configure terminal
    Router(config)#interface fa0/0    // menset interface 
    Router(config-if)#ip address 192.168.0.1 255.255.255.0  // memberikan ip add gateway
    Router(config-if)#no shutdown   // mengaktifkan konfigurasi
    Router(config-if)#interface fa1/0
    Router(config-if)#ip address 192.168.10.1 255.255.255.0
    Router(config-if)#no shutdown 
3. Kita baru saja menyelesaikan konfigurasi untuk pembuatan Router .Sekarang lakukan 
    test koneksi jaringan melalui CMD apakah VLAN 10 dengan VLAN 20 dapat terkoneksi.
    Jangan khawatir bila ping pertama gagal karena sebuah keberhasilan itu pasti mengalami kegagalan 
    terlebih dahulu ,sama hal nya dengan Router , coba lagi yg kedua. pasti bisa.
4. Bandingkan sebelum dan sesudah adanya VLAN. 
5. Jika berhasil maka IP yang terhubung di Marketing dan Administrasi bisa diping /terhubung karena 
     berkat Router

 

Comments